Resume Pengajian tanggal 3 April 2009
Berikut resume pengajian tanggal 3 April 2009, bersama Ustad Gungun di masjid Beddoe yang disarikan oleh Mba Utami Irawati.
Dalam diri manusia ada dua unsure yang sifatnya saling bertolak belakang, yaitu:
a.      jasad: bersifat fana, seiring dengan waktu akan terus mengalami penurunan kualitas (menjadi tua)
b.     ruh: bersifat abadi, akan dibawa hingga ke alam mati
Karena ruh inilah yang bersifat abadi hingga alam kematian, sudah seharusnya kita memperhatikan kondisi ruh kita dengan baik. Sebagaimanan jasad, ruh pun bias berada dalam kondisi sehat maupun dalam kondisi sakit.
Ciiri-ciri orang yang memiliki ruh yang sehat pada dasarnya ada tujuh:
- Merasakan nikmat saat sedang beribadah
Orang yang ruhnya sehat niscaya akan merasa nikmat dan nyaman saat sedang beribadah. Sebaliknya, orang yang ruhnya sakit cenderung tidak meresapi makna dan kenikmatan dari ibadah yang dia jalani. Misalnya pada saat sholat, orang yang ruhnya sakit cenderung melakukannya dengan terburu-buru.
- Sensitif terhadap dosa
Orang yang ruhnya sehat takut berbuat dosa, sehingga selalu berhati-hati dalam melakukan apapun, sehingga sekecil apapun tindakannya tidak akan menjadi dosa. Sebaliknya orang yang ruhnya sakit seringkali tidak sadar, atau bahkan tidak peduli, bahwa perbuatan yang dia lakukan adalah dosa.
- Optimis saat berdoa
Orang yang ruhnya sehat senantiasa yakin dan percaya sepenuhnya bahwa Alloh SWT akan mengijabah doa-doa yang dia panjatkan. Akan lebih baik jika selain diiringi keyakinan bahwa Alloh SWT akan mendengarkan doa kita, doa diawali dengan sesuatu yang baik, misalnya dengan melafalkan Asmaul Husna.
- Mudah memafkan orang lain
Orang yang ruhnya sehat tidak akan menyimpan dendam terhadap orang lain. Sebagai contoh teladan adalah Rasulullah, Meskipun saat berdakwah seringkali mendapatkan perilaku kasar dari orang-orang kafir, Rasululloh tidak pernah mendendam dan memintakan pada Alloh SWT untuk membalas perbuatan orang-orang kafir tersebut.
- Ikut bahagia melihat kebahagiaan orang lain
Sebagai sesama muslim, orang yang ruhnya sehat akan bahagia apabila melihat saudaranya sesame muslim memperoleh rezeki dan kebahagiaan. Bertolak belakang dengan orang yang ruhnya sakit, yang merasa iri dengki jika melihat ada orang lain yang memperoleh kebahagiaan.
- Memiliki kepekaan sosial yang tinggi
Orang yang ruhnya sehat senantiasa peka dan peduli terhadap keadaan sosial di sekelilingnya. Salah satu sifat terkait dengan hal ini adalah ihsan, yaitu dapat memposisikan dirinya di posisi orang yang membutuhkan.
- Tawakkal
Orang yang ruhnya sehat senantiasa bertawakkal dan tidak mudah putus asa. Meskipun telah berusaha sebaik-baiknya, kita harus tetap meyakini bahwa apapun hasil yang kita peroleh adalah yang terbaik untuk kita.