Vitamin D dan Winter
Oleh : Bu Ika
Sejak sebulan ini, saat autumn akhir dapat kita ketahui adanya penurunan UV index di Victoria. Dari saat akhir summer hingga awal autumn, UV indek masih berkisar 3-5 (summer = 6-7 hingga lebih), namun sekarang ini hanya berkisar 2. artinya dengan uv indek yang sangat rendah akan juga berdampak pada kesehatan khususnya di Negara-negara belahan Selatan seperti
UV indek yang rendah menurunkan biosintesis provitamin D menjadi vitamin D yang aktif untuk berbagai proses dalam tubuh. Karena adanya sinar UV mutlak diperlukan bagi biosisntesis vitamin ini. Begitu tubuh membuat vitamin D atau adanya masukan /asupan vitamin D dari makanan, maka hati dan ginjal akan mengubah vitamin D menjadi 1,25-dihidroksi-vit D yang merupakan bentuk aktif dari vitamin D. Proses perubahan tsb membutuhkan UV yang akan melakukan photohydrolized dari provitamin D (7-dehidrokolesterol yang tersimpan di bawah epidermis kulit).
Bentuk aktif dari vitamin D akan beredar bersama aliran darah ke seluruh tubuh, memasuki reseptor khusus vitamin D (VDR) yang terdapat di otak, jantung, kulit, organ reproduksi, payudara dan prostate. Vitamin D aktif ini berperan dalam pemeliharaan kadar fosfor dan calcium dalam darah dan juga tulang. Selain itu berperan dalam mekanisme kerja hormone paratiroid dan proses imunitas dalam sel darah putih/lekosit, sel B dan T.
Negara-negara yang sempat mengalami penurunan uv mengalami peningkatan resiko terjadinya penyakit rakhitis akibat defisiensi vit D dan osteoporosis. Adanya kampanye pemakaian sun block dalam rangka penurunan resiko kanker kulit, juga turut memperparah kondisi kekurangan vit D ini. Karena sun block menghambat masuknya UV ke kulit dan akhirnya mengganggu biosintesis vit D dalam tubuh. Oleh karena itu memasuki musim gugur, pemakain sun block dihindarkan toh uv indeks juga sangat rendah saat autumn hingga winter.
Selain mengandalkan masuknya uv walau hanya rendah saja, Negara-negara belahan selatan mengkampanyekan peningkatan asupan vit D dari makanan. Banyak produk makanan diperkaya dengan vit D (fortified) seperti dalam susu, yogurt, cereal, margarine, spread, grain. Selain itu diseyogyakan mengkonsumsi sumber-sumber vit D alami dari berbagai ikan (salmon, sardine, makarel, tuna, eel), jamur, telur bahkan minyak ikan Cod (dalam bentuk kapsul). Dengan meningkatnya asupan vitamin D ini diharapkan akan mengurangi osteoporosis/memperlambat prosesnya dan menjaga imunitas tubuh.
Tips winter :
- makan banyak sumber vit D
- tdk perlu memakai sunblock sepanjang hari
- karena kelembaban rendah, tetap memakai pelembab baik siang maupun malam untuk kulit
- jangan lupa selalu memakai lip gloss tanpa sunblock sepanjang hari, bisa dilakukan berkali-kali selagi terasa kering.