PROBIOTIC vs PREBIOTIC
Oleh : Ibuke Bogi
Kita sangat biasa mengenal yogurt sebagai salah satu makanan sehat terbuat dari probiotic. Namun sesungguhnya di Sumatera Barat dan Malaysia, ada produk local yang lebih popular disbanding yogurt yakni Dadih/dadiah. Yogurt dan dadih sama-sama berasal dari susu yang difermentasikan dengan bakteri probiotic sehingga menghasilkan konsistensi gel. Bakteri-bakteri probiotic mengubah laktosa (gula dalam susu) menjadi asam laktat yang derajat keasamannya lebih rendah berkisar 4-5.
Yogurt dikenal secara luas di masyarakat tradisional suku nomaden di berbagai belahan negara walaupun Turki dikenal oleh dunia sebagai yang pertama kali membuat yogurt. Secara masal yogurt diproduksi sejak tahun 1960 dengan teknologi maju di dalam bioreactor yang terkontrol baik temperature, tekanan dan pHnya. Setidaknya dikenal ada 2 jenis yogurt yakni yang disebut live yogurt (susu tidak dipasteurisasikan, sehingga kultur bakteri masih hidup, namun yogurt tidak awet) dan yogurt (berasal dari susu hasil pasteurisasi sehingga bersifat tahan lama). Sementara dadih berasal dari susu kerbau yang disimpan dalam potongan bambu, selang beberapa hari bakteri dalam bambu mampu memfermentasikan susu kerbau menjadi semacam susu kental mirip tahu sutra.
Probiotic
Sejarah penemuan probiotic dimulai dengan pernyataan yang dilontarkan oleh peraih Nobel ilmuwan Rusia yang bekerja di Pasteur Institute Paris, Eli Metchnikoff. Awalnya Metchnikoff menyatakan bahwa terjadinya proses penuaan dalam sel tubuh disebabkan adanya bakteri-bakteri proteolitik (bakteri pemecah protein) seperti Clostridia dalam usus. Bakteri ini memecah protein dalam saluran cerna menjadi fenol, indol dan ammonia sebagai radikal/senyawa penyebab penuaan sel. Berdasarkan penelitiannya dengan susu yang diasamkan, Metchnikoff menemukan bahwa ada bakteri yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri proteolitik ini, yakni bakteri-bakteri asam laktat (Lactic acid bacteria = LAB). Sejak itu banyak ilmuwan mencurahkan penelitian pada jenis-jenis LAB dan bakteri lainnya yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri lain dalam tubuh yang mengganggu. Henry Tissier ilmuwan dari Pasteur Institute Paris menemukan adanya banyak Bifidobacteria dalam usus bayi yang diberi ASI.
Banyak orang mendefinisikan probiotic. Di tahun 1965 Lilly dan Stillwell menyebutkan probiotic adalah semacam zat tumbuh/growth factor yang diproduksi oleh microorganisma. Definisi ini tentu membuat rancu dengan antibiotic, yakni senyawa yang diproduksi oleh mikroorganisma dan mampu menghambat pertumbuhan mikoorganisma lain. Muncullah ilmuwan lain yang memberikan definisi probiotic dan dipakai oleh Who hingga kini yakni Roy Fuller. Di tahun 1989 dia mendefinisikan probiotic sebagai :
A live microbial feed supplement which beneficially affects the host animal by improving its intestinal microbial balance.
Hingga kini yang dikenal sebagai probiotic adalah sebagian besar LAB golongan Lactobacillus dan Bifidobacterium. Lactobacillus adalah Gram positif fakultatif anaerob bakteri, sementara Bifidobacterium adalah Gram positif non motile anaerob bacteria. Kedua golongan besar bakteri ini terdapat sebagai flora normal dalam tubuh manusia dan hewan. Lactobacillus yang popular secara komersial adalah L acidophilus dan L casei.
L acidophilus terdapat secara normal dalam saluran mulut, pencernaan dan vagina.
L acidophilus merupakan pembuat enzim amylase/pencerna amilum/pati dalam saluran cerna. Selain itu juga memproduksi vitamin niacin (vit B3=asam nikotinat), piridoksin (vit B6), asam folat dalam saluran cerna
Niacin sangat dibutuhkan dalam DNA repair cell dan dalam produksi hormone steroid. Vit B6 penting dalam pembentukan sel darah dan penghantaran syaraf. (Bahasan asam folat pernah diposting).
L acidophilus mampu meningkatkan system pertahanan tubuh, menghambat diare serta mencegah infeksi jamur Candida albicans di vagina maupun rongga mulut.
L casei juga merupakan flora normal dalam rongga mulut dan saluran cerna. Bakteri ini disebut berperan dalam nengurangi terjadinya peradangan di lambung akibat tingginya bakteri Helicobacter pylori.
Bifidobacterium yang merupakan kumpulan tak kurang dari 20an bakteri tumbuh secara normal di usus dan usus besar. Yang sering mendapat sebutan probiotic awalnya adalah Bifidobacterium ini. Bifidobacterium ditemukan dalam jumlah terbanyak pada bayi, dengan meningkatnya umur, jumlah bakteri ini menurun dengan cepat. Begitu pula makanan bayi sangat mempengaruhi jumlah bifidobacterium. Pada bayi yang mendapatkan ASI eksklusif ditemukan 90% bakteri dalam usus adalah Bifidobacterium, namun bayi yang mendapat susu tambahan (susu binatang maupun kedelai) mengalami penurunan jumlah Bifidobacterium secara drastic.
Bifidobacterium ini mampu menurunkan pertumbuhan tumor, mencegah terjadinya alergi, infeksi Candida serta diare karena E coli. Selain itu merupakan bakteri penjaga pH saluran cerna yang tangguh.
Prebiotic
Prebiotic adalah sumber makanan tak tercerna yang mampu meningkatkan/memberi makan probiotic dalam tubuh. Yang tergolong prebiotic adalah oligosakarida dalam ASI, soy bean, oat, beberapa wheat dan barley, serta inulin yang banyak terkandung dalam Articoke (banyak dijual di fresh market, sayuran berbentuk seperti bunga tebal, lihat gambar di bawah).
Selain prebiotic alami, sekarang banyak produk makanan yang diperkaya dengan prebiotic yakni makanan yang mengandung FOS (fructooligosacharide), XOS (xylooligosacharide), dan GOS (galactooligosacharide). Dalam makanan hewan piaraan ditambahakan mannooligosacharide sebagai prebiotic. Jadi prinsip pemberian prebiotic adalam memberi makanan bagi tumbuh suburnya probiotic yang memang ada dalam tubuh manusia dan hewan.
Probiotic dan kesehatan
Adanya stress dan penyakit akan menurunkan keseimbangan flora normal dalam saluran baik mulut, cerna dan reproduksi. Juga konsumsi alcohol secara berlebihan, masuknya bahan toksik, serta konsumsi antibiotic secara berlebihan dan tidak tepat/irasional akan menurunkan jumlah probiotic dalam tubuh secara nyata. Maka muncullah ide pemberian tambahan probiotic dari luar tubuh baik dalam bentuk yogurt (mengandung probiotic), dadih (sangat popular dalam bentuk powder untuk pudding di Malaysia), minuman kesehatan (Yakult, Bion 3, Pro B, Vitacharm) dan sekarang mulai banyak dipasarkan probiotic dalam bentuk tablet (Multibionta +50, Probio-Tec-AB). Peneliti dari UGM bahkan memulai inovasi membuat tablet everfescen berisi Lactobacillus dengan harapan memudahkan konsumen mengkonsumsi probiotic. Perlu ditambahkan pula banyak pabrik makanan tambahan bayi dan balita termasuk susu tambahan yang diperkaya dengan prebiotic bukan probiotic.
Probiotic dikenal mampu mengatasi masalah kesehatan berikut :
Meningkatkan imun system, menurunkan caries gigi pada anak, serta mengurangi terjadinya infeksi saluran nafas pada anak. Juga banyak penelitian yang menyimpulkan probiotic mampu menurunkan keparahan dan lama terjadinya diare karena virus (Rotavirus yang menyerang bayi hingga umur 2 tahun) dan travelers diare. Mekanisme probiotic mengatasi hal tsb di atas karena mampu meningkatkan system pertahanan tubuh melalui peningkatan jumlah sel fagosit, T limfosit, Natural Killer cell dan IgA.
Lactose intoterance
Pada individu yang mengalami diare dan alergi setelah mengkonsumsi susu dari hewan karena adanya kandungan lactose dalam susu hewan, maka konsumsi probiotic dalam dairy product (yogurt, dll) bisa dilakukan karena dalam makanan tsb sudah tidak terdapat lactose, hanya ada hasil pemecahan enzimatik dari lactose berbentuk asam laktat yang tidak menimbulkan diare dan alergi.
Alergi
Adanya senyawa pertahanan tubuh seperti T limfosit akan mencegah terjadinya alergi. Dilaporkan banyak individu penderita atopic eczema membaik setelah mengkonsumsi probiotic.
Kanker kolon
Adanya jumlah probiotic yang seimbang akan menurunkan produksi enzim beta Galaktosidase dalam saluran cerna yang merupakan pemicu kanker kolon.
Kolesterol
Probiotic mampu memecah cairan empedu sehingga kadar empedu rendah. Rendahnya cairan empedu akan mengurangi absorpsi lemak dalam saluran cerna karena cairan empedu sangat diperlukan untuk pemecahan lemak menjadi partikel kecil yang mampu terabsorpsi oleh saluran cerna.
Menurunkan tekanan darah
Disebabkan probiotic menghasilkan ACE inhibitor like peptide (Adrenocorticotropin Converting Enzyme) yang memang bersifat menurunkan tekanan darah melalui mekanisme melibatkan ginjal.
TIPs :
Bagi yang aleri/diare terhadap susu hewan maka dapat mengkonsumsi makanan dengan probiotic sebagai sumber kalsium yang sangat dibutuhkan tubuh, apalagi bagi anak-anak dalam pertumbuhan tulang dan gigi.
Orang tua yang khawatir travelers diare setelah balik ke tanah air, bisa memulai memberikan probiotic pada putra-putrinya, termasuk ortu sendiri yang kuwatir diare sekembalinya ke tanah air.
Orang tua yang memiliki anak selama di Australia ini muncul eczemanya, bisa memberikan probiotic sebagai mekanisme desensitisasi/penurunan alergi.
Sebagai alternative penurunan kolesterol, konsumsilah probiotic product yang low fat dan low GI, sehingga penghambatan absorpsi lemak maksimal.
Individu denga tekanan darah rendah, mengkonsumsi probiotic secara moderate saja.
