Sayur dan Buah sbg makanan sehat

Oleh : warga 69 Beddoe av

Membayangkan makanan sehat, pastilah kita akan tertuju pada makanan seimbang terdiri dari karbohidrat, lemak, protein ditambah sayur dan buah serta susu. Pengetahuan tentang glisemik indek memperkaya wawasan kita dalam memilih makanan sumber karbohidrat yang memungkinkan mencegah penyakit degeneratif seperti diabetes mellitus beserta komplikasinya. Begitu pun dengan penelitian tentang lemak jenuh dan tak jenuh, membawa kita kepada minimalisasi konsumsi lemak buruk bagi penyakit jantung dan pembuluh darah. Tak kalah pentingnya protein, diperlukan kecermatan memilih protein-protein rendah purin agar terhindar dari penumpukan asam urat yang akan mengakibatkan penyakit Gout. Bagaimana dengan sayur dan buah? Selama ini para ahli khususnya ahli nutrisi lebih menitikberatkan kandungan nutrisi (vitamin, mineral, gula, dll) serta banyaknya serat dalam sayur dan buah sebagai inti makanan sehat. Namun seiring kemajuan pengetahuan khususnya bidang kimia bahan tumbuhan/fitokimiawi, terungkaplah adanya kandungan senyawa aktif dalam sayur dan buah yang disebut sebagai phytochemicals/fitokimia. Fitokimia adalah senyawa aktif dalam tumbuhan, yang memiliki banyak macam aktivitas biologis secara farmakologis. Beberapa senyawa tersebut adalah ;

Table 1. Senyawa fitokimia dan khasiatnya

Jenis fitokimia

Khasiat

Lutein & zeakxantin

Anti katarak dan degenerasi mata

Likofen

Anti cancer prostat

Indol & sulforafan

Anti kanker

Quercetin

Antiinflamasi (antiartritis, gout)

Antosianin & beta karoten

Anti penuaan

Fenolik

Anti demensia

Alium

Antikolesterol & penurun tekanan darah

Asam elagat

Antikolesterol

Limonen

Penjaga fungsi paru-paru

Resveratrol

Antistroke

Ada di mana sajakah senyawa fitokimia tersebut?

Pengetahuan di bidang chemotaxonomy atau adanya kemiripan senyawa kimia dalam tanaman berdasarkan kedudukan dalam taksonomi tumbuhan memudahkan kita mengenali golongan sayur dan buah apa saja yang mengandung senyawa fitokimia tersebut. Tanaman yang masih tergolong satu keluarga/familia pastilah memiliki senyawa entitas familianya.

Table 2. Senyawa fitokimia dalam sayuran dan buah

Keluarga/familia

Fitokimia yang dikandung

Kubis-kubisan : bokcoy, lettuce, brusselsprouts, kubis, kembang kol, brokoli, sawi, caisim

Lutein, sulforafan, indol

Terung-terungan : tomat, cabe, paprika; dan melon oranye, semangka, jeruk besar

Likofen,

Jagung, bayam dan melon oranye

zeaksantin

Bawang-bawangan : daun bawang chives, loncang, bawang merah, bawang putih, bawang Bombay, scallion

allium

Brokoli, sawi, labu, ubi jalar merah, bayam, wortel, apricot, kiwi, pepaya

Beta karoten

Brokoli, sawi, bawang merah, bawang putih, apel, cherry, pear

Quercetin

Semua jenis jeruk

Limonen

Anggur terutama yang merah

Resveratrol

Semua berry dan kiwi

Asam elagat, antosianin

Oleh karena itu jika ingin sehat, terhindar dari berbagai penyakit masa depan, maka perbanyak konsumsi sayur dan buah. Adanya pemanasan sayuran tidak akan mengubah senyawa fitokimia mengingat fitokimia yang dikandung sayuran di atas adalah jenis karotenoid dan flavonoid. Begitu pun adanya penghancuran buah, tidak akan merusak senyawa fitokimia yang ada di dalamnya.

Selamat hidup sehat….salam sayur dan buah.