By: Ibuke Bogi
Tulisan ini mungkin basi bagi teman-teman yang sudah mengalami winter di sini. Tapi bagi teman-teman baru, semoga bermanfaat…
Flu atau commoncold
Hidup di negara 4 musim memang penuh seni. Selain seni memilih baju sesuai musim, ternyata pergantian musim membawa berbagai nilai plus minus tersendiri. Winter identik dengan flu/pilek (bukan influenza yang sesungguhnya, yg disebabkan oleh bakteri Hemophilus influenzae). Flu yang terjadi adalah gangguan saluran nafas yang disebabkan oleh coryza virus dan beberapa rhino virus yang sesungguhnya disebut commoncold. Ditandai dengan nyeri di tenggorokan, nyeri menelan,hingga batuk.Virus yang hidup di negara dengan 4 musim,di saat winter terjadimaka virus kan tahan hidup lebih lama karena lingkungan cocok untuk hidup dan inkubasi virus.Di Indonesia biasanya sesudah 2-3 hari maka akan muncul sumbatan nasal/hidung(hidung mampet) hingga sakit kepala akibat sumbatan nasal, namun di Australia ini terjadinya hidung mampet bisa bertahan seminggu bahkan lebih. Anehnya lagi menjelang sembuh pun,hidung kadang masih mampet. Tidak jarang akan muncul pecahnya pembuluh darah kapiler hidung karena terjadinya sumbatan hidung yang lebih lama, hingga timbul perdarahan hidung tapi tak separah mimisan. Akibat mampetnya hidung lebih lama,maka temannya hidung yakni telinga akan mengalami sumbatan juga,hingga tak jarang terjadi nyeri telinga bahkan otitis/peradangan telinga. Flu akan sembuh dengan sendirinya karena merupakan penyakit self limiting.Artinya di saat virus mati,maka penyakit akan sembuh dengan sendirinya. Dan perlu diingat kalau memang hanya flu maka tidak perlu mengkonsumsi antibiotik karena memang antibiotic bukan obat virus tapi bakteri. Namun pada beberapa individu flu juga memicu munculnya peradangan di tenggorokan(faringitis) ditandai dengan adanya panas badan (bukan hanya demam) dan kesulitan menelan yang makin parah. Dapat pula muncul asma bagi individu yang memang memilikinya. Oleh karena itu bagi penderita asma atau orang tua yang putra-putrinya memiliki asma,perlu waspada dengan menyiapkan obat asma yang cocok bagi keluarga.
Ada beberapa strategi untuk mencegah flu/mengobatinya tanpa obat (terapi non farmakologis):
1. Usahakan badan terlindung dari hawa dingin dan angin dingin, yakni selalu memakai jaket yang hangat (terbuat dari fleas bagian dalamnya,luarnya bias kain parasut sebagai pelindung hujan). Bagian telinga ditutup baik dengan hug atau beanie,dan jangan lupa leher selalu terlindung dari angin pula yakni dengan syal.
2. Pakailah kaos berbahan woolblend atau acrilik dengan leher tinggi,karena menahan panas badan tetap, dan melindungi dari hawa dingin lingkungan luar.
3. Bila tenggorokan mulai kering dan nyeri,banyak minum air hangat, dan permen pelega tenggorokan berbahan minyak atsiri eukaliptus, atau mint yang selain melegakan tenggorokan juga hidung.
4. Hidung mampet dapat diatasi dengan menghirup herb/minyak atsiri yang diteteskan di air panas dalam panci,hirup uapnya dalam2(dengan kepala ditutup handuk). Minyak yang bisa diteteskan antara lain tea tree oil, mint oil, minyak kayu putih,atau potongan-potongan herb seperti daun menta piperita, daun rosemary, daun basil (daun-daun ini dijual di supermarket dan market).
5. Minum minuman pelega tenggorokan/pengencer dahak dan pelancar aliran darah seperti jahe, lemongrass/sereh, kayu manis, mint, chamomile (dapat pula dalam bentuk flavored tea, chai tea, banyak dijual di supermarket dengan banyak merek).
DEHIDRASI KULIT
Selain flu, winter juga mendehidrasi kulit, ditambah dengan pemakaian heater yang intensif. Kulit dan bibir menjadi kering,mudah terluka/sobek. Pengatasannya yakni dengan memberikan moisteraiser/pelembab baik untuk bibir maupun kulit. Kapan pun saat kulit terasa kering,oleskan cream pelembab(di sini dikenal dengan formula khusus yakni sorbolene). Sorbolene adalah campuran cream dengan air (perbandingan 40/60) ditambah dengan gliserin,cetilalkohol, polietilen glikol. Sorbolene dijual dengan banyak merek dan kombinasi dengan bahan alami seperti aloe vera, madu, lavender, susu,dll. Terutama malam hari juga harus dioles dengan pelembab ini. Kulit yang kering selain jadi mudah robek/luka juga mudah mengalami gatal-gatal karena terkelupasnya lapisan kulit terluar. Kulit juga mudah pecah-pecah dan kasar.Selain itu pada beberapa individu yang kulitnya sensitive,winter juga menyebabkan bercak-bercak kulit yang sering dikira jamuran/panuan oleh yang bersangkutan.Cukup dengan mengoleskan pelembab sering-sering problemkulit akan teratasi.
SCARLET FEVER
Penyakit lain yang muncul di saat winter adalah demam scarlet.Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri streptococcus yang terdapat di lingkungan. Ditandai dengan bercak-bercak merah mirip campak, dimulai dengan di wajah, punggung, leher bahkan di kaki. Ditemukan panas badan tinggi dan kesulitan menelan karena terjadinya infeksi dan luka di lidah dan tenggorokan.Bahkan bila infeksi parah diikuti dengan munculnya bengkak bernanah di sekitar hidung dan rongga mulut. Karena murni disebabkan infeksi bakteri, maka harus dibawa ke dokter karena dokter akan melakukan pemeriksaan apus sekitar mulut dan tenggorokan untuk memastikan streptococcus.Pemberian antibiotic jelas diperlukan dalam penyakit ini, antara lain kelas betalaktam yakni golongan penisilin (ampisilin,amoksisilin,imipenem,clavamok), dan sefalosporin (sefaleksin,sefamandol, sefiksim,dll). Tindakan lain untuk memperingan penderita yakni dengan memberikan makanan dan minuman hangat berkuah (sup, pudding,bubur, susuhangat, dll),serta handuk yang dibasahi air hangat yang digunakan di sekitar leher. Setelah 3-6 hari dengan pemberian antibiotic penyakit ini akan sembuh dan kulit yang mengalami nanah akan segera pulih. Usahakan untuk memisahkan peralatan makan dan mandi bagi penderita agar anggota keluarga yang lain tidak tertular. Anak-anak juga harus diajarkan mencuci tangan setelah buang air (BAB dan BAK) untuk mencegah infeksi ini.