Masakan ala Palembang
EMPEK-EMPEK alias “PEMPEK”
oleh Sevtie Marthalena
Ada berbagai jenis makanan khas kota Palembang seperti Pempek, Tekwan, Burgo, Lakso, Laksan, Celimpungan, dan masih banyak lagi. Diantara penganan tersebut yang banyak dikenal orang adalah Empek-Empek. Menurut cerita guyonan dari mulut ke mulut, Empek-Empek ini berasal dari kata “Pek-Pek” (“Pek” atau “Apek”) yang digunakan ketika seorang Melayu memanggil seorang bersuku bangsa Tionghoa di Palembang jaman dulu. Karena kononnya orang-orang Cina inilah yang membuat pempek pertama kali dan menjajakannya di perahu-perahu atau rakit pada pasar terapung di pinggiran sungai Musi.
Empek-empek atau Pempek ini dibuat dari bahan baku utama fillet ikan dan tepung sagu. Ikan yang biasa digunakan adalah ikan tenggiri, gabus, dan belida. Ketiga jenis ikan tersebut akan menghasilkan pempek yang berkualitas baik, dari warna dan rasa. Karena harga ikan jenis ini relative mahal, maka seringkali dicari alternative ikan pengganti, misalnya ikan Parang-Parang atau ikan Sardin. Namun pempek yang dihasilkan akan berwarna kehitaman dan memiliki bau amis ikan yang lebih kentara.
Sedangkan tepung sagu yang berkualitas baik adalah sagu tani. Tetapi dengan menggunakan tepung sagu biasa sudah dapat membuat pempek yang nikmat.
Pempek tidak hadir sendiri. Untuk menyantapnya harus disertai dengan saos atau sambal yang disebut Cuko yang terbuat dari gula merah dan asam Jawa.
Info lain tentang pempek ini adalah jenis dan bentuk nya juga bermacam-macam, antara lain:)
- Pempek Lenjer
- Pempek Kapal Selam/ Pempek Telor
- Pempek Lenggang
- Pempek Krupuk
- Pempek Kates/Pistel
- Pempek Ebi
- Pempek Adaan
- Pempek DOS
- Pempek Panggang
Untuk mulai mencoba resep ini, silakan download file resep disini…..Pempek Lenjer
TEKWAN
Masih dalam pengaruh kulinari Oriental, Tekwan juga dibuat dari bahan baku yang sama dengan Empek-Empek. Hanya saja adonannya dibuat lebih lunak yaitu dengan memasukkan tepung sagu lebih sedikit daripada jumlah tepung sagu yang digunakan untuk memasak Empek-Empek. Makanan ini hampir menyerupai bakso, tidak hanya karena bentuknya berupa biji-biji yang tidak beraturan tetapi juga memiliki kuah yang mirip kuah bakso.
Download file resep Tekwan di sini ya …..Tekwan
Bubur Ayam ala Palembang
Bubur ayam ala Palembang ini berbeda dengan bubur ayam yang dikenal seperti di Jakarta yang memiliki kuah yang kuning dan kental. Bubur ayam Palembang kuahnya berwana kehitaman yang berasal dari warna kecap manis. Saat menyajikan ditambahkan pula cakwe, kerupuk udang dan emping. Sangat menggugah selera.
Langsung aja ambil di sini resepnya temen-temen…. Bubur Ayam ala Palembang
SRIKAYA
Asal muasal makanan ini kurang begitu jelas dari mana tetapi seringkali makanan ini melengkapi sajian makanan pada saat lebaran atau hajatan bagi orang Palembang. Kerap kali jika seorang wanita telah dilamar oleh seorang pria dan telah mendekati masa pernikahan, maka keluarga wanita akan mengantarkan penganan ini kepada keluarga lelaki.
Biasanya Srikaya disajikan dalam mangkuk kecil-kecil berdiameter 2,5 sampai dengan 3 cm. Srikaya ini dimakan dengan ketan rebus.
Kalau mau mencoba, jangan lupa lihat resepnya di sini ya…Srikaya
Selamat mencoba…..